Mengenal Deep Learning, Cara Mengajar Yang Tidak Bikin Bosan
Diterbitkan : Kam, 7 Agustus 2025
Penulis : maalkholafiyah@gmail.com
Pagi itu terdengar suara-suara yang sangat antusias dari gedung aula MA Al-Kholafiyah. Suara-suara itu bukan berasal dari peserta didik, melainkan dari para Asatidz dan Asatidzah MA dan MTs Al-Kholafiyah yang sedang mengikuti Workshop Pendidikan.
Hari itu tepatnya hari Sabtu tanggal 2 Agustus 2025 MA dan MTs Al-Kholafiyah mengadakan workshop Pendidikan dengan tema “ MENGINTREGASIKAN PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM KURIKULUM NASIONAL UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN”.
Perlu diketahui bahwasanya Kemendikdasmen telah menetapkan Peraturan Menteri no 13 tahun 2025 sebagai perubahan atas permendikbudristek nomor 12 tahun 2024 mengenai kurikulum pada PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Peraturan ini tidak memperkenalkan kurikulum baru melainkan memperkuat implementasi Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka dengan lebih menekankan pemdekatan pembelajaran yang mendalam, yang lebih di kenal dengan istilah DEEP LEARNNG.
Workshop yang di laksanakan di geduang aula MA Al-Kholafiyah itu menghadirkan dua narasumber, yaitu bapak Dr. Suwari, S.Pd.I M.Pd dan Dr. Abdul Muis, M.Pd. Whokshop ini di buka langsung oleh kepala MA Al-Kholafiyah Ibu Nur Ida Ismaya Indah, S.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau berharap dengan adanya workshop deep lerning ini, dapat meningkatkan pemahaman asatidz dan asatidzah tentang pendekatan pembelajaran yang mendalam. Sehingga dalam pelaksanaan KBM suasana kelas menjadi lebih aktif dan kreatif.
Menurut DR.Suwari , kenapa kita harus menggunakan deep lerning, karena selama ini kita mengenalkan suatu ilmu hanya permukaan nya saja. Sedangkan dengan deep lerning di harapkan siswa tidak hanya tau tapi juga memahami dan mampu menerapkannya dalam kehidupan nyata. Bahkan di harapkan mampu menyelesaikan suatu masalah dengan baik dan benar. Dalam deep learning terdapat tiga komponen utama, yaitu Meaningful learning atau pembelajaran bermakna, Mindful learning atau pembelajaran sadar dan Joyful learning atau pembelajaran menyenangkan. Para peserta sangat antusias dalam mendengarkan dan mengikuti acara workshop, sehingga suasana ruang workshop begitu hidup.
Di akhir workshop di adakan kuis yang harus diikuti oleh semua peserta. Kuis ini di pandu langsung oleh DR. Abdul Muis. Para asatidz dan asatidzah begitu semangat dalam menjawab quis dan berusaha menjawab dengan benar.
Tepat pukul 13,00 WIB workshop pun berahir. Para asatidz dan asatidzah begitu puas dan mempunyai semagat baru. Mereka memantapkan dalam hati masing-masing, akan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para murid dengan metode yang lebih menyenangkan dan lebih kreatif.
SALAM WORKSHOP
By: Nurida
Menurut DR.Suwari , kenapa kita harus menggunakan deep lerning, karena selama ini kita mengenalkan suatu ilmu hanya permukaan nya saja. Sedangkan dengan deep lerning di harapkan siswa tidak hanya tau tapi juga memahami dan mampu menerapkannya dalam kehidupan nyata. Bahkan di harapkan mampu menyelesaikan suatu masalah dengan baik dan benar. Dalam deep learning terdapat tiga komponen utama, yaitu Meaningful learning atau pembelajaran bermakna, Mindful learning atau pembelajaran sadar dan Joyful learning atau pembelajaran menyenangkan. Para peserta sangat antusias dalam mendengarkan dan mengikuti acara workshop, sehingga suasana ruang workshop begitu hidup.
Di akhir workshop di adakan kuis yang harus diikuti oleh semua peserta. Kuis ini di pandu langsung oleh DR. Abdul Muis. Para asatidz dan asatidzah begitu semangat dalam menjawab quis dan berusaha menjawab dengan benar.
Tepat pukul 13,00 WIB workshop pun berahir. Para asatidz dan asatidzah begitu puas dan mempunyai semagat baru. Mereka memantapkan dalam hati masing-masing, akan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para murid dengan metode yang lebih menyenangkan dan lebih kreatif.
SALAM WORKSHOP
By: Nurida
Uncategorized